Indochina Trip (5Countries 10Days): Prolog

9:36:00 AM

Peta rute perjalanan kami

Akhirnya datang juga momen ini. 30 Maret 2015 sampai 8 April 2015. Saat salah satu keinginan saya untuk mengikuti jejak salah satu teman saya, Ekky, tercapai. Trip Indochina atau Banana Pancake Trail memang sudah jadi salah satu bucket list saya sejak dulu. Apalagi setelah di kantor saya mengenal salah seorang teman saya, kak Andreas, yang sudah menginjakkan kaki nya di Kamboja dan Vietnam terlebih dahulu. Mendengarkan cerita cerita mereka membuat saya semakin tergerak untuk menaklukkan trail tersebut. Anyway, mengapa disebut Banana Pancake Trail? Karena konon katanya menu sarapan favorit di hostel hostel tersebut adalah pancake pisang. Padahal selama saya di sana nggak ada tuh yang menyediakan breakfast pancake pisang.

Sebelumnya, saya sudah sempat membicarakan keinginan ini dengan beberapa teman saya. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Tidak lama setelah diskusi ringan tersebut, secara random saya menemukan promo tiket hanya 120 ribu rupiah ke Singapura pada suatu hari, tanpa pikir panjang saya menghubungi beberapa teman yang memungkinkan untuk bersama sama nekat. Deal sebanyak enam orang.

Namun seiring berjalannya waktu dan dengan berbagai alasan, toh, seratus dua puluh ribu ini, tiga dari kami mundur. Memang itu sudah menjadi resiko dari pembelian tiket jauh jauh hari. Tersisa bertiga, dengan formasi Hanief, Hendro, dan saya. Pun saya hampir tidak diizinkan karena satu satu nya perempuan. Namun akhirnya diizinkan juga, dengan berbagai jurus saya ke orang tua saya. Hehe :p

Kami bertiga dari tiga kota berbeda, saya Bandung, Hanif dari Jogja, dan Hendro dari Denpasar, hanya berkomunikasi dan menuliskan catatan itinerary melalui Google Drive,  pergi meninggalkan kantor masing masing selama sepuluh hari (iya!) dan memutuskan untuk bertemu di CGK langsung pada hari H.

Perjalanan yang bisa dibilang cukup spontan ini menjadi begitu menarik karena karakter masing masing dari kami. Banyak hal yang bisa diceritakan dan dibagikan. Trip semacam ini cukup direkomendasikan karena trip Asia Tenggara tidak cost too much dan tidak membutuhkan visa dan ditambah lagi kita semua masih satu suku dan ras. Satu satu nya hal yang tidak saya rekomendasikan adalah begitu sempitnya waktu. Kalau bisa, mampu, dan boleh, sebaiknya kalian totalkan sampai satu bulan di Indochina. Haha.

Anyway, saya akan menuliskan pengalaman saya secara berkala di blog ini, dengan cerita, itinerary, dan sebagainya yang sekiranya mungkin kalian perlukan. Start from Singapore – Malaysia – Thailand – Kamboja – dan berakhir di Vietnam.
Kalian juga bisa melihat foto foto nya melalui tagar #TrayekPanekukPisang melalui instagram saya @addinaf, instagram @hpwicaksana, dan atau instagram @theartdict.

Such an awesome ten days that I have recently!


PS: Karena kami bertiga sama sama arsitek, siap siap kalau kalau saya terlalu banyak bicara tentang arsitektur atau hal hal sejenisnya, ya! :p
Ohya, saya akan menggunakan foto foto hasil saya sendiri baik dari hp maupun kamera, kecuali kemudian disebutkan bukan oleh saya :)

Addina Faizati

You Might Also Like

0 comments

addinaf

hersketch