Edisi Sempu

12:22:00 PM

woohoo!

selamat datang kembali di edisi [Escape] saya :)

tribute to sandal gunung nya moy :3
kaki buruk rupa dan gosong :))
kalau kalian ingat post saya tentang Baluran disitu saya menuliskan keinginan saya untuk ke Pulau Sempu. dan akhirnya, yak! terwujud.

dengan sedikit ke random an. rencana awal mau ke Malang hanya mau tilik bayi. bayi kucing :))
iya, sesederhana itu. kemudian dengan sepupu sepupu saya yang juga random kami merencakan ke Sempu, and ta-dah!

keputusan untuk melakukan perjalanan ini malah bisa dibilang lebih singkat dan cepat dibandingkan ke Baluran dulu. dengan jumlah orang atau peserta yang berubah ubah. dan karena di Sempu memang nge-camp, di Malang, sepupu saya Caca dan temannya, Shinta mencari tenda dan perlengkapan kelompok terlebih dahulu.

saya dan Rinta ke Malang (5/9) dengan membawa alat untuk nge-camp pribadi dan kami sebagai tim foto membawa kamera dan tripod. setelah sampai di Malang (6/9) subuh, sepupu saya dari Surabaya juga, kemudian sambil menunggu kedatangan Shinta yang melaju dari daerah Prigen, kami mengambil tenda dan perlengkapan camp kelompok (sewa tenda dome isi 6 orang, kompor kecil, dan dua lampu badai untuk 2 hari Rp106.000).

sampai detik itu, jumlah personil belum jelas juga. masih kemungkinan cewek-cewek ber 5 aja.
kemudian akhirnya setelah alat alat kelompok datang, kami melakukan packing, dan membeli bahan makanan di alfamart terdekat. mendapat kabar bahwa seorang teman (laki-laki) berniat untuk ikut perjalanan kami agak lega karena teman tersebut mengaku anak pecinta alam yang bisa mendirikan tenda hehehe :3

kemudian kami ber 5 tidur di rumah Caca dan bersiap untuk berangkat ke Pulau Sempu esok paginya.

esok paginya (7/9), kami menunggu mas Samsul (teman laki laki yang anak PA itu tadi) sampai di rumah Caca untuk kemudian bersama sama berkendara dengan mobil untuk sampai Sendang Biru. perjalanan di mulai sekitar jam 7 - 7.30 kira kira sampai Sendang biru jam 10 - 11an.

Sendang Biru

Sendang Biru is literally Blue! :))
kami sudah tidak sabar untuk menginjakkan kaki di Pulau Sempu - tracking - dan camping :D

sesampai di Sendang Biru kami bertemu segerombolan teman dari Aya, laki laki ber empat (David, Adit, Tian, Azam), jadi kalau di total kami ber 10, dan hampir semuanya random person :))
kemudian kami bergabung. segera melakukan izin di konservasi (Rp40.000 per rombongan), sambil menunggu Aya dan David mengurus izin di konservasi, kami mencari kapal untuk mengantar kami PP Sendang Biru - Pulau Sempu (Rp100.000 per rombongan PP). kami mencatat nomor hp bapak kapal untuk kami hubungi kalau kami sudah kembali besok.

proses menyebrang dari Sendang Biru menuju Pulau Sempu cukup cepat sekitar 15' - 30'. ombaknya cukup tinggi.

'pengkolan' Pulau Sempu

begitu sampai di Pulau Sempu kami melakukan tracking di hutan selama kurang lebih 1,5jam - 2 jam. perjalanannya tidak terlalu susah, karena cuaca cerah, lumpur tidak banyak, hanya capek kadang kadang kami beristirahat karena bawaan yang banyak, terutama tenda dan stok air mineral, dan bahan makanan.

kami tidak menyewa guide karena kami merasa tidak terlalu sepi dan diantara kami sudah ada yang pernah camp di Sempu sebelumnya, ditambah ada Mas Samsul yang kami anggap berpengalaman.

suasana tracking (by Angela Rinta)
setelah cukup jauh tracking, dari kejauhan kami mendengar suara ombak rasanya sudah dekat. sampai akhirnya kami tracking di bibir jurang yang langsung berbatasan dengan laut. akhirnya :")

ini view dari part terakhir tracking yang bibir jurang langsung laut itu :")
sampai juga kami di Segara Anakan, Pulau Sempu!
kami sampai di Segara Anakan sekitar pukul 12.00. kebayang banget dong panasnya .__.
kami menahan keinginan buat main air dulu, sambil saling membantu membuat tenda, yang tenda cewek dibikin dulu, baru kemudian tenda rombongan cowok cowok.

camp area (by Angela Rinta)
sekitar pukul 1 siang kami selesai. beristirahat makan siang dan memasak popmie (cewek cewek) dan mie masing masing porsi isi dua ~ buat yang cowok cowok.

pukul 2 siang, setelah selesai makan, Rinta, Shinta, Mas Samsul, David, Adhit, Azam, dan Tian memutuskan tidur siang dulu karena kecapekan -___-
saya, Caca, dan Aya memutuskan bermain main sendiri di pantai sampai kemudian sore hari mereka mulai keluar dan kami bermain bersama.

private beach gitu
jadi Segara Anakan itu seperti cluwekan apa ya bilangnya dalam Bahasa Indonesia semacam lubang di dalam pulau, airnya masuk dari sela sela karang. jadi pantai Segara Anakan sangat tenang, tidak dalam, dan tidak terlalu asin/lengket. seperti danau. dan airnya mudah pasang-surut.

karang berlubang, sumber air dari Samudra Hindia masuk (by Angela Rinta)

suasana Segara Anakan waktu airnya surut
sesorean kami melakukan photoshoot seenak hati dengan tripod yang sudah saya bawa. banyak sekali pose, gaya, dan hal hal random yang kami capture dengan tripod sesorean sampai menjelang sunset *cahaya udah kurang oke buat foto :))


what we did with tripod :))
setelah melihat sunset, kami kembali beristirahat sambil menyiapkan makan malam dan menunggu malam gelap untuk stargazing! lucky us. Sempu lagi cerah cerahnya dan beruntung saya membawa tripod dan fotografer handal Rinta yang mengeset kamera.

stargazing!
ohiya, malam hari airnya pasang banget sampai beberapa tenda di depan membuat barikade dari pasir khawatir masuk tenda. dan di malam hari kami cukup terganggu mendengar gombalan gombalan muda mudi di tenda sebelah hahaha -___-

esoknya (8/9) kami menunggu sunrise yang ternyata tidak muncul karena agak mendung. airnya surut sekali. yang terlihat hanya karang karang dan pasir yang super lembut dan benyek :3

pasir super lembut dan benyek, kaki gosong :'3
sambil menunggu air naik kami sarapan jam 7 pagi dengan sarden dan telur rebus sisa sisa bekal yang ada :"3
agak jam 8 pagi air mulai naik, air nya dingin, tidak seperti pantai pantai lain. dan tidak lengket. kami bermain air sampai agak ke tengah. mulai gawat waktu jam 9 - setengah 10 an air mulai naik lagi *maklum kami pendek pendek* jadi kami memutuskan untuk mulai mementaskan diri :))

suasana 'ruang makan' di sekitar tenda kami
panoramic view (paling atas suasana menyebrang, 2 foto suasana sore Segara Anakan,
2 foto terakhir suasana pagi Segara Anakan
jam 10 an kami beres beres tenda dan kira kira satu jam kemudian kami tracking kembali.
tracking pulang malah terasa beratnya karena sudah tidak ada excitement ingin melihat Segara Anakan, kurang ada motivasi gitu ceritanya. kami berkali kali istirahat sambil ngglambyar kesana kemari yang dipimpin oleh Mas Samsul yang super random :))

the-random-genk :))
atas: dari laki laki baju hitam: azam, mas samsul, aya, rinta, caca, shinta, aku
bawah: dari laki laki baju merah: david, adhit, tian/sasas
sampai di luar (sekitar jam 12 an) kami menghubungi bapak kapal. menunggu sebentar. menyebrang, kemudian kami bersih bersih diri secukupnya (cuci kaki dan buang air kecil) di toilet umum di Sendang Biru. lalu kami berpamitan (jam 1 an) dengan gerombolan random David, Adhit, Azam, dan Tian lalu pulang masing masing :)

kami terjebak ada karnaval di sebuah daerah yang kami lewati dalam perjalanan menuju Malang sehingga kami harus memutar dan baru sampai Malang sore hari jam 4 an kami mampir ke tempat rental tenda untuk mengembalikan tenda baru kemudian pulang.

capek.
dua hari tanpa air tawar yang mumpuni, toilet, dan makanan yang cukup. sampai di rumah kami beruntung ada Tata Mbod, kami baru terasa laparnya makan brutal :))

kemudian jam 8 malam Aya bersiap untuk pulang ke Surabaya dan juga Shinta. saya dan Rinta baru sampai di jogja esoknya (9/9).

well, what a weekend afterall!
new friends, new experiences, new places, new pictures, and thousand stories to tell!

see you on the next journey!
and wish the best for my future :)

You Might Also Like

4 comments

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. iriii...pengen ke sana jugaa >.< tapi ga ada temen :'(

    ReplyDelete
  3. Kak, mau tanya. Kalo mau ke sempu cewek-cewek aja ber5 aman nggak ya ka? need ur advice bgt ni buat persiapan liburan besok. Makasih kakak :D hehe
    anyway can I have your email? email me on : ifamusyriifah@gmail.com

    ReplyDelete

addinaf

hersketch