a coincidentia

9:31:00 AM

hello there !

secara mendadak lagi saya, sari, dan charina memiliki rencana untuk meet up. kami bertemu dan memutuskan untuk ke solo.

dari kopma kami naik bus trans jogja (meniru sistem perjalanan saya yang dulu waktu simulasi aksesibilitas) ke stasiun tugu. naik prameks Rp10.000 . kami masuk ke gerbong khusus wanita :)
all hail this ! lebih nyaman dan comfort banget buat cewek jadi nggak malu kalau untuk duduk, atau bahkan berdiri :)

sampai di stasiun purwosari solo, kami naik batik trans solo sampai keraton. kami berkeliling alun alun solo, sampai ke keraton, dan masuk ke keraton solo.

jalan menuju dalam keraton solo.
jadi pengunjung semacam masuk ke dalam benteng terlebih dahulu
karakter yang dimiliki keraton solo dan jogja berbeda ternyata. di sana kami minta difotoin mas bule yang kami duga berasal dari daerah yang latin latin.

sari, saya, charina
(saya paling pendek (hampir) di mana saja) -__-
bagian masuk keraton solo
semacam halaman tengah keraton solo
lampu keraton solo


patung patung klasik khas europe yang ada di sekeliling
pendopo dan bahkan di halaman tengah keraton
(di keraton jogja nggak ada)
lampu pendopo keraton solo
lalu diceritakan oleh seorang bapak bapak tua (abdi dalem) kalau setiap selasa kliwon dan kamis kliwon, utusan dari pantai selatan datang. perempuan cantik berambut panjang yang punggungnya bolong :))

ini katanya tempat 'turunnya'
setelah dari keraton, kami sholat, lalu berjalan (agak jauh) menuju singosaren untuk makan. lalu kami berjalan (agak jauh juga) untuk menuju halte bus trans batik solo. lalu kembali ke stasiun untuk catch the 3 oclock train :)

udah. gitu doang aja :)
yang kami dapet sih ya pengalaman masuk ke keraton solo yang mana beda banget (imho) karakter dan aura nya sama keraton jogja. apa bedanya? mesti ngerasain sendiri dong baru tau :)
suasana alun alunnya juga beda (waktu itu di sana lagi sekaten juga).

dan suasana kota solo itu sendiri.
seperti yang sudah saya bilang di post waktu saya ke solo terakhir, pedestrian di kota solo lebih baik sekali dibandingkan di kota jogja. suasananya aman, nyaman, adem, asri, banyak pohon. ah, lihat sendiri di foto foto yang saya tangkap :)
konblok di pedestrian solo. masih bagus.
pedestrian track nya komplit.
konblok yang bagus, ada penghijauan. cukup luas untuk sepeda.
dan ada guiding block nya :))
tempat duduk untuk istirahat di tepi pedestrian
mungkin bisa jadi mari kita mencontoh yang seperti ini?
walaupun intensitas trans nya lebih sedikit daripada jogja.

rumah bagus yang kami lihat di jalan.
entah bangunan pemerintahan atau apa. pokoknya bagus :3

uniknya, dari kami menunggu kereta di stasiun tugu, bisa dibilang kami bertemu 4 rombongan kecil.
1 rombongan ber 5 - 6 anak (3 cowok, 2 cewek), 1 rombongan 3 cewek (adik kelas sma kami), 1 rombongan (2 cowok 1 cewek) bule, dan 1 rombongan (5 cewek).

kami naik kereta yang sama. tujuan yang sama. naik bus trans solo yang sama. dan menuju keraton solo. meskipun terpisah di alun alun. kami sempat saling berpapasan di dalam keraton. bahkan yang memotretkan kami adalah mas mas dari rombongan bule itu.

lebih kebetulannya lagi. kami naik kereta pulang yang sama dan bertemu di gerbong yang sama :))
ah, what a day :)
bonus foto saya :3
mihihi

You Might Also Like

0 comments

addinaf

hersketch